Article Detail

Guru SMP Tarakanita Magelang dan SMP Pendowo Ngablak Ikuti Seminar Merdeka Belajar

Magelang, SMP Tarakanita. Dalam rangka mempersiapkan kegiatan pembelajaran di tahun pelajaran 2022 – 2023, guru –guru SMP Tarakanita Magelang dan SMP Pendowo Ngablak mengikuti seminar bersama dengan topik Implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini dikemas dalam kegiatan Hari Studi Guru  (HSG) pada Sabtu pekan ini (23/4/20202) di SMP Tarakanita Magelang. Seminar ini diadakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman guru-guru tentang Kurikulum Merdeka Belajar sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan pembelajaran ditahun ajaran baru (2022 -2023).

 

Seminar dengan narasumber Nok Mujiati, S.Pd., M.Pd. , Pengawas Sekolah jenjang SMP Kota Magelang, dan moderator Rosita Nur Wahyuningtyas Priharsanti, dibuka dengan sambutan Dra. C.Sri Rahayu Tri Haryati, Kepala SMP Tarakanita Magelang. “Semoga kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi peningkatan diri guru-guru kami, baik di SMP Tarakanita Magelang maupun di SMP Pendowo Ngablak, khususnya  dalam hal pemahaman tentang Kurikulum Merdeka,” harap Ibu Rahayu.

 

             Dalam paparannya, narasumber menyampaikan bahwa kurikulum merdeka belajar diberikan sebagai opsi bagi satuan pendidikan untuk melakukan pemulihan pembelajaran selama tahun 2022 -2024 akibat pandemi covid-19. Kebijakan kurukulum nasional akan dikaji ulang pada tahun 2024 berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran. Tahun ajaran depan sekolah-sekolah masih  diberi kesempatan untuk memilih kurikulum : Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat, dan Kurikulum Merdeka Belajar. Kurikulum Merdeka Belajar sendiri masih dibagi dalam tiga pilihan : Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, dan Mandiri Berbagi. Baru pada tahun 2024, semua sekolah diwajibkan menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar. Dalam Kurikulum Merdeka ini  dimungkinkan guru lebih fleksibel dalam pengaturan jam pelajaran, lebih fokus pada materi esensial, lebih leluasa menggunakan berbagai  perangkat ajar, dan lebih leluasa menggunakan berbagai apilkasi sebagai referensi bagi guru.

                Seminar ditutup dengan peneguhan yang disampaikan oleh Kepala SMP Pendowo Ngablak, A. Budi Utomo, S.Pd. Dalam peneguhannya Bapak Budi Utomo mengajak kita semua untuk berproses, memulai sesuatu yang baru, menjajaki segala kemungkinan pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka pasti membutuhkan adaptasi baru tetapi jangan jadikan ini sebagai beban di hati. Mari kita lakukan semuanya dengan gembira. (ed) 

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment